Asma’ binti Abu Bakar (Pemilik Dua Selendang)

 


Asma’ mendapat dikenal dan mendapat julukan dua ikat selendang/ikat pinggang (Dzatun nithaqain). Dikarenakan benda itu ia dapat membawa logistik untuk Abu Bakar dan Muhammad. Ia berperan dalam proses hijrah Nabi. Tidak sekedar mengantar logistik tapi juga mengatur strategi agar musuh tidak mengetahui keberadaan Nabi Muhammad dan ayahandanya, sehingga proses hijrah Rasulullah berhasil. Aqiqah Bandung

Fakta lain mengenai Asma’ yaitu  

1. Asma’ binti Abu Bakar radhiallahu ‘anha adalah putri dari sahabat Rasulullah yang mulia, Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiallahu ‘anhu. Asma’ merupakan wanita yang dermawan serta teguh pendiriannya. Aqiqah Bandung

2. Dilahirkan 27 tahun sebelum hijrah, Asma’ merupakan saudara kandung istri nabi, Aisyah Ummul Mukminin, tetapi berbeda ibu. Ia juga bersaudara dengan Abdullah bin Abu Bakar. Aqiqah Bandung

3. Asma’ ikut dalam Perang Yarmuk bersama suaminya, Az-Zubair, dan menunjukkan keberaniannya yang baik. Dia membawa sebilah belati dalam pasukan Said bin Ash di masa fitnah, lalu diletakkannya di balik lengan bajunya. Kemudian ditanyakan kepadanya: “Apa yang kamu lakukan dengan membawa ini?” Asma’ menjawab :”Jika ada pencuri masuk kepadaku, maka aku tusuk perutnya.”

4. Asma’ adalah wanita penyair dan pemberani yang mempunyai logika dan bayan. Dia berkata mengenai suaminya, Az-Zubair, ketika dibunuh oleh Amru bin Jarmuz Al-Mujasyi’i di Wadi As-Siba’ (5 mil dari Basrah) ketika kembali dari Perang Jamal : “Ibnu Jarmuz mencurangi seorang pendekar dengan sengaja di waktu perang, sedang dia tidak lari. Hai, Amru, kiranya kamu ingatkan dia tentu kamu mendapati dia bukan seorang yang bodoh, tidak kasar hati dan tangannya semoga ibumu menangisi, karena kamu bunuh seorang Muslim dan kamu akan terima hukuman pembunuhan yang disengaja.”

5. Asma’ meriwayatkan 58 hadits dari Nabi SAW; dan dalam suatu riwayat dikatakan : bahwa dia meriwayatkan 56 hadits [Al-Kazaruni, “Mathaali’ul Anwaar”]. Telah sepakat antara Bukhari dan Muslim atas 14 hadits. Aqiqah Bandung


Komentar